Eksistensi.id, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Muhammad Novan Syahroni Passie, mendorong Pemerintah Kota Samarinda memperkuat edukasi pencegahan HIV hingga tingkat Rukun Tetangga (RT). Langkah tersebut dinilai penting menyusul meningkatnya jumlah kasus HIV yang tercatat di Kota Samarinda.
Novan mengatakan upaya pencegahan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pendekatan edukatif dengan melibatkan perangkat pemerintah, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur terkait.
Menurutnya, program berbasis lingkungan seperti Probebaya dapat dimanfaatkan untuk memperluas penyampaian informasi mengenai pencegahan HIV dan pentingnya menjaga perilaku hidup sehat.
“Kami meminta pemerintah kota memanfaatkan program Probebaya untuk memperkuat sosialisasi hingga tingkat RT sehingga edukasi bisa menjangkau masyarakat secara lebih luas,” ujarnya, Kamis (30/7/26).
Selain itu, ia mendorong kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, guna memperkuat pembinaan moral dan memberikan pemahaman kepada masyarakat sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku.
Novan juga mengajak para orang tua meningkatkan perhatian terhadap tumbuh kembang anak dan remaja, termasuk membangun komunikasi yang baik di lingkungan keluarga serta melakukan pendampingan dalam penggunaan gawai dan aktivitas digital.
Menurutnya, keterlibatan keluarga, masyarakat, dan pemerintah menjadi faktor penting dalam memperkuat langkah-langkah pencegahan serta menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan masyarakat.
“Harapannya sinergi tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan HIV sekaligus memperkuat perlindungan generasi muda melalui edukasi yang berkelanjutan,” pungkasnya.(adv)









Users Today : 191
Users Yesterday : 43
Views Today : 266
Total views : 593127
Who's Online : 1
