Eksistensi.id, KUTIM – Pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) membutuhkan kontribusi dari berbagai unsur, tidak hanya pemerintah daerah. Keterlibatan pihak lain dinilai penting agar sumber daya dan kapasitas yang tersedia dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi mengatakan, pemerintah memiliki tanggung jawab dalam mengarahkan pembangunan, tetapi pelaksanaannya membutuhkan dukungan dari berbagai pihak sesuai kemampuan masing-masing.
“Pembangunan berkelanjutan ini tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Semua pihak harus mengambil peran sesuai dengan kapasitasnya masing-masing,” kata Mahyunadi.
Menurutnya, pembangunan daerah memiliki cakupan yang luas sehingga tidak seluruh persoalan dapat ditangani melalui kebijakan pemerintah semata. Kolaborasi diperlukan untuk mempertemukan berbagai kemampuan dan sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak.
Pendekatan tersebut, lanjut Mahyunadi, juga membuka ruang bagi setiap unsur untuk memberikan kontribusi sesuai bidangnya. Dengan pembagian peran yang jelas, dukungan terhadap pembangunan dapat diarahkan pada kebutuhan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Mahyunadi menilai komunikasi antarpihak perlu diarahkan pada pembahasan persoalan secara konkret. Setiap pihak dapat duduk bersama untuk melihat kebutuhan daerah sekaligus mencari langkah yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Yang kita harapkan adalah bagaimana semua pihak bisa duduk bersama, melihat persoalan yang ada, kemudian mencari solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan, kolaborasi tidak cukup hanya diwujudkan melalui komunikasi maupun pertukaran gagasan. Kerja sama tersebut perlu diterjemahkan menjadi langkah nyata agar memberikan kontribusi terhadap proses pembangunan di Kutai Timur.
Dengan pola kerja bersama, pemerintah daerah dapat memperkuat pelaksanaan pembangunan melalui dukungan dari berbagai unsur.
“Kontribusi tersebut diharapkan tidak hanya menyelesaikan kebutuhan saat ini, tetapi juga mempertimbangkan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat Kutai Timur pada masa mendatang,” tandasnya.(adv/Kutim/Nurfa)







Users Today : 600
Users Yesterday : 412
Views Today : 814
Total views : 627529
Who's Online : 1
