Eksistensi.id, Samarinda – Sektor UMKM dan ekonomi kreatif dinilai memiliki peluang besar menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda di masa mendatang.
Karena itu, DPRD Kota Samarinda mendorong adanya regulasi yang dapat memperkuat pengembangan usaha masyarakat sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan keberadaan aturan khusus sangat dibutuhkan agar pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif memiliki arah yang lebih jelas serta mampu memberikan kepastian bagi pelaku usaha.
Menurutnya, selama ini perkembangan jumlah UMKM di Samarinda terus meningkat, namun belum sepenuhnya ditunjang dengan kebijakan yang mampu mendukung pertumbuhan usaha secara optimal.
“UMKM di Samarinda memiliki potensi yang besar untuk menjadi penggerak ekonomi daerah apabila dikelola dan didukung dengan baik,” ujar Helmi, Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan, regulasi yang sedang dibahas DPRD nantinya tidak hanya berfungsi sebagai dasar hukum, tetapi juga menjadi pedoman dalam penataan sektor ekonomi kreatif agar lebih tertib, profesional, dan berdaya saing.
Dalam pembahasannya, DPRD turut mengusulkan berbagai langkah penguatan bagi pelaku UMKM, seperti pemetaan potensi usaha, peningkatan kualitas sumber daya manusia, bantuan akses permodalan, hingga penyediaan ruang kreatif untuk mendukung aktivitas usaha masyarakat.
Helmi menilai pengembangan ekonomi kreatif perlu terus diperkuat agar struktur ekonomi daerah tidak hanya bergantung pada sektor sumber daya alam.
Ia menyebut sejumlah subsektor memiliki peluang berkembang cukup besar di Samarinda, di antaranya kuliner, kriya, fesyen, seni pertunjukan, animasi, film, aplikasi digital hingga gim.
Menurutnya, subsektor kuliner dan kriya memiliki prospek yang cukup menjanjikan karena didukung pasar lokal yang besar serta posisi Samarinda yang berdekatan dengan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Pemerintah daerah juga diharapkan memberi dukungan melalui akses permodalan agar pelaku UMKM dapat lebih berkembang,” katanya.
Selain mendorong peningkatan PAD, penguatan sektor UMKM juga diyakini dapat membuka lapangan kerja baru dan membantu mengurangi angka pengangguran di Kota Samarinda.(adv/NFD)









Users Today : 4
Users Yesterday : 314
Views Today : 7
Total views : 528656
Who's Online : 4
