Sunday, September 20, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
eksistensi.id
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
Eksistensi.id
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
eksistensi.id
No Result
View All Result
  • Advertorial
  • Politik
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Ragam
Home Advertorial

PENTAS Kutim Tekan Prevalensi Stunting hingga 12,86 Persen

Dita Redaksi by Dita Redaksi
16 September 2026
0 0
PENTAS Kutim Tekan Prevalensi Stunting hingga 12,86 Persen
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Bagikan

Eksistensi.Id, SANGATTA – Prevalensi stunting di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) turun menjadi 12,86 persen setelah Dinas Kesehatan menjalankan program Pelayanan Terpadu dan Serentak untuk Menuntaskan Stunting (PENTAS) Kutim.

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, Yuwana Sri Kurniawati, mengatakan angka tersebut turun dari sekitar 16 persen sebelumnya. Capaian itu juga telah berada di bawah target nasional sebesar 14 persen.

Menurut Yuwana, salah satu langkah yang dilakukan melalui PENTAS Kutim ialah meningkatkan cakupan penimbangan balita secara serentak. Program tersebut diluncurkan pada Juli 2026 dengan melibatkan posyandu, puskesmas, fasilitas kesehatan hingga sekolah.

Data hasil penimbangan kemudian dihimpun melalui sistem terintegrasi secara daring untuk mendapatkan gambaran kondisi balita secara lebih menyeluruh.

“Pada 31 Agustus, kami sudah melakukan penarikan data yang terintegrasi online melalui sistem yang digunakan. Alhamdulillah, angka stunting kita turun cukup signifikan,” ujar Yuwana, Rabu (16/9/26).

Selain berdampak pada pencatatan data, pelaksanaan PENTAS juga diikuti peningkatan partisipasi masyarakat dalam penimbangan balita. Sebelum program berjalan, tingkat partisipasi orang tua membawa anak untuk ditimbang berada di kisaran 34 persen.

Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 54,91 persen setelah pelaksanaan program.

Yuwana mengatakan penanganan stunting tidak hanya menyasar anak yang telah lahir. Intervensi juga diberikan kepada ibu hamil, terutama yang mengalami anemia maupun kekurangan energi kronis.

Kelompok tersebut menjadi perhatian karena kondisi ibu selama kehamilan berkaitan dengan risiko bayi mengalami stunting. Karena itu, pemantauan dilakukan sejak masa kehamilan hingga pertumbuhan anak.

“Intervensinya bukan hanya kepada anak, tetapi juga kita mulai dari ibu hamil yang anemia dan kekurangan energi kronis. Ini penting karena penanganan stunting harus dilakukan sejak masa kehamilan,” kata Yuwana.

Ia menambahkan, intervensi terhadap kelompok ibu hamil juga mulai menunjukkan perkembangan positif. Pemantauan tersebut akan terus dilakukan bersamaan dengan pengawasan pertumbuhan anak.

Dengan prevalensi yang kini berada di angka 12,86 persen, Dinkes Kutim tetap mendorong pemantauan dan intervensi secara berkelanjutan agar capaian penurunan stunting dapat dipertahankan.(adv/Kutim/Nurfa)

Previous Post

Rumah Sakit Muara Wahau Kini Diperkuat Dokter Spesialis

Next Post

Kepesertaan BPJS Kutim Capai 106 Persen, Lampaui Target UHC

Next Post
Kepesertaan BPJS Kutim Capai 106 Persen, Lampaui Target UHC

Kepesertaan BPJS Kutim Capai 106 Persen, Lampaui Target UHC

Dokter Keliling Kutim Sesuaikan Layanan dengan Kebutuhan Wilayah Terpencil

Dokter Keliling Kutim Sesuaikan Layanan dengan Kebutuhan Wilayah Terpencil

Kasus ISPA di Kutim Meningkat, Dinkes Kaitkan dengan Periode Karhutla

Kasus ISPA di Kutim Meningkat, Dinkes Kaitkan dengan Periode Karhutla


PT. Zahra Rezki Media
Jl Emboen Suryana Perum lestari Indah l no 65
Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur

Statistik Pengunjung

253624
Users Today : 130
Users Yesterday : 161
Views Today : 249
Total views : 624682
Who's Online : 2
Your IP Address : 216.73.216.7

Recent News

Pelayanan Kesehatan Bergerak Kutim Sekaligus Lacak Kasus TBC

Pelayanan Kesehatan Bergerak Kutim Sekaligus Lacak Kasus TBC

18 September 2026
Posyandu Kutim Kini Integrasikan Enam Layanan Dasar

Posyandu Kutim Kini Integrasikan Enam Layanan Dasar

17 September 2026
No Result
View All Result
  • Advertorial
    • Dispora Kaltim
    • Diskominfo Kaltim
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora KUKAR
    • PEMPROV KALTIM
    • Diskominfo Samarinda
  • Politik
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Balikpapan
    • KPU Kaltim
    • Kpu Samarinda
  • Kalimantan Timur
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Kutai Kartanegara
    • Bontang
  • Nasional
  • Ragam
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Seni Budaya

© 2024 Eksistensi.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In