Eksistensi.id, KUTIM – Aktivitas masyarakat di kawasan hutan menjadi salah satu perhatian dalam pengendalian malaria di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Dinas Kesehatan Kutim menyoroti empat wilayah, yakni Karangan, Sandaran, Sangkulirang, dan Teluk Pandan, serta mengingatkan warga agar melindungi diri dari gigitan nyamuk dan segera memeriksakan kesehatan jika mengalami gejala yang mengarah pada malaria.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kutim, Sumarno, menyebut keempat wilayah tersebut menjadi perhatian dalam upaya pengendalian penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles.
Masyarakat yang bekerja atau beraktivitas di kawasan hutan perlu meningkatkan kewaspadaan, termasuk menggunakan kelambu saat beristirahat di tempat yang berisiko terpapar nyamuk.
“Langkah pencegahan tersebut penting dilakukan karena aktivitas di luar permukiman dapat meningkatkan peluang kontak dengan nyamuk penular malaria,” jelasnya, Selasa (20/10/26).
Selain pencegahan, pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan diagnosis sebelum pengobatan diberikan. Demam atau keluhan lain tidak cukup untuk memastikan seseorang terinfeksi malaria sehingga masyarakat dianjurkan mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala, terutama setelah beraktivitas di wilayah berisiko.
Sumarno menjelaskan bahwa pengobatan diberikan berdasarkan hasil pemeriksaan pasien.
“Kalau dia ada positif kita kasih obat malaria,” ujarnya.
Pemeriksaan menjadi dasar bagi tenaga kesehatan untuk menentukan penanganan yang sesuai. Warga juga perlu menyampaikan riwayat perjalanan atau aktivitas di kawasan hutan ketika berkonsultasi agar informasi tersebut dapat menjadi pertimbangan dalam pemeriksaan.
Dinkes Kutim mengingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi obat malaria tanpa pemeriksaan dan petunjuk tenaga kesehatan.
“Upaya pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan sesuai hasil pemeriksaan diharapkan mendukung pengendalian malaria di wilayah yang menjadi perhatian tersebut,” tandasnya.(adv/Kutim/Nurfa)








Users Today : 243
Users Yesterday : 595
Views Today : 481
Total views : 655013
Who's Online : 3
