Eksistensi.id, Samarinda – Kehadiran produk air minum dalam kemasan (AMDK) Samaqua yang dikembangkan Perumdam Tirta Kencana Samarinda dinilai dapat menjadi peluang baru bagi daerah.
DPRD Kota Samarinda mendorong agar produk tersebut tidak hanya mengandalkan kualitas produksi, tetapi juga diperkuat melalui pemasaran dan distribusi yang mampu menjangkau pasar lebih luas.
Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan Samaqua memiliki peluang untuk memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah sekaligus memperkuat peran badan usaha milik daerah (BUMD) dalam menggerakkan perekonomian.
Menurutnya, peluang tersebut perlu diikuti dengan strategi pengembangan pasar yang matang. Salah satunya dengan membangun kerja sama bersama sektor swasta dan pelaku usaha lokal yang memiliki jaringan pemasaran lebih luas.
“Saya mengapresiasi langkah Perumdam Tirta Kencana yang menghadirkan produk Samaqua. Ini merupakan inovasi yang memiliki banyak manfaat bagi daerah dan berpotensi memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah,” ujar Helmi, Rabu (5/8/2026).
Helmi menilai jaringan distribusi menjadi salah satu faktor penting yang harus diperhatikan sejak awal. Produk yang memiliki kualitas baik akan sulit berkembang apabila akses masyarakat untuk mendapatkannya masih terbatas.
Karena itu, Perumdam Tirta Kencana dinilai perlu melibatkan pelaku usaha lokal dalam proses pemasaran. Selain membantu memperluas jangkauan produk, kerja sama tersebut juga dapat memberikan ruang bagi masyarakat dan dunia usaha untuk ikut mendapatkan manfaat ekonomi dari keberadaan Samaqua.
“Perlu ada kerja sama dengan pihak swasta maupun pelaku usaha agar distribusinya lebih luas. Jika pemasaran berjalan baik, maka manfaat ekonominya juga bisa dirasakan masyarakat dan dunia usaha,” katanya.
Di sisi lain, Helmi mengingatkan bahwa Samaqua hadir di tengah industri air minum dalam kemasan yang telah memiliki banyak pemain, termasuk sejumlah merek nasional yang lebih dahulu dikenal masyarakat. Kondisi tersebut membuat Perumdam Tirta Kencana perlu memiliki perencanaan jangka panjang agar Samaqua mampu mempertahankan posisi dan meningkatkan daya saingnya.
Ia juga mendorong adanya evaluasi secara berkala terhadap perkembangan produk. Evaluasi diperlukan untuk mengetahui kendala yang muncul di lapangan sekaligus menentukan langkah perbaikan agar Samaqua dapat terus berkembang mengikuti kebutuhan pasar.
Meski masih tergolong produk baru, Helmi menilai Samaqua telah memiliki modal awal yang cukup baik. Salah satunya terlihat dari tampilan kemasan yang dinilai sudah memiliki daya tarik dan mampu bersaing dengan produk sejenis.
Namun, menurutnya, tampilan produk harus tetap diikuti dengan konsistensi kualitas. Aspek kebersihan dan higienitas juga harus menjadi perhatian utama karena berkaitan langsung dengan kepercayaan konsumen.
“Secara tampilan kemasan sudah sangat baik. Yang terpenting sekarang adalah menjaga kualitas dan higienitas produknya agar kepercayaan masyarakat terus terbangun dan mampu bersaing dengan produk yang sudah lebih dulu dikenal,” tegasnya.
DPRD Samarinda berharap pengembangan Samaqua dapat dilakukan secara berkelanjutan. Produk tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai inovasi komersial baru milik daerah, tetapi mampu berkembang menjadi salah satu sumber pendapatan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kontribusi BUMD terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.(adv)









Users Today : 105
Users Yesterday : 481
Views Today : 172
Total views : 595652
Who's Online : 1
